Sabtu, 16 Februari 2013

KARPET


KARPET MURAH

KARPET MURAH (EROTIC AFRIKA, MODERNO DAN SULTANA)
UKURAN 310 X 210 = RP 390.000 
210 X 160 = RP 225.000 
160 X 155 = RP 130.000 
PEMBELIAN GROSIR (6 KARPET) PEMBELIAN ECERAN JUGA BISA

TLP 081331369702, 082140635172 (ALO)

SEMENTARA KAMI TIDAK MELAYANI PENGIRIMAN LEWAT PAKET. KAMI MELAYANI DENGAN CARA PESAN LANGSUNG KIRIM (BARANG DATANG KERUMAH, ANDA BARU BAYAR) UNTUK MENGHINDARI PENIPUAN














































Rabu, 23 Januari 2013

perawatan cucak ijo berdasarkan pengalaman pribadi



BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI


 Burung Cucak Ijo

1.     Karakter.
2.     Memilih burung Cucak Hijau.
3.     Merawat burung Cucak Hijau.
4.     Memaster burung Cucak Hijau
5.     Seputar burung Cucak Hijau.


1.       KARAKTER DASAR BURUNG CUCAK HIJAU (SELAMA SAYA MEMANTAU SENDIRI)

a.   Semi fighter. Burung Cucak Hijau adalah burung yg bersifat semi petarung (tidak seperti cendet, murai batu, kacer dll).

b.  Sensitif terhadap perubahan cahaya. Burung CI sangat sensitif terhadap perubahan cahaya dari (terang ke gelap), kalau cahaya/mata hari/suasana redup dia akan menggembungkan bulunya dan berusaha untuk tidur, ada pula burung yang gelabakan kalau suasana gelap. Jadi kalau membawa burung diusahakan jangan malam hari, karena burung bisa stres (kecuali karakter dasar burung memang bagus tidak masalah).

c.   Sangat cerdas, gampang menirukan tapi sangat gampang lupa. Burung CI sangat cepat meniru suara dari masteran yang didengarkan, walaupun hanya sekitar 1-2 jam saja, tetapi sangat mudah lupa apabila tidak mendengar suara masteran yang pernah kita perdengarkan.

2.         PEMILIHAN BAHAN/BAKALAN BURUNG CUCAK HIJAU

a.   Jantan, ciri-ciri burung Cucak Hijau kelamin jantan:

1.   Paruh berwarna gelap, warna bulu di bagian bawah leher berwarna hitam dan membentuk topeng pada wajahnya, bentuk kepala lebih besar (bentuk kepala untuk burung yg bersuara keras dan fighter bertipe seperti ULAR VIPER).

2.   Bentuk paruh berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang dan lurus, lubang hidung dekat dengan mata.

3.   Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.

4.   Sayap mengepit rapat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.

5.  Lincah (bukan glabakan) dan kalau terdengar suara yg asing atau memancing sifat fight nya dia akan langsung menirukan dan memberikan fariasi suara (beset an kata orang surabaya seperti mirip kalao papan besi digaruk) ciri bahan yang bermental bagus.

6.  Rajin bunyi, bukan dengan suara bawaan CI itu sendiri melainkan menyertakan suara masteran yg kasar dan rapat.

b.       Bakalan (Berdasarkan Riset dan pengalaman saya sendiri).
          Memilih bakalan CI tidak tergantung dari mana burung itu berasal/dari daerah mana asal nya, melainkan dilihat dari postur, isian dan mental burung itu sendiri. Menurut pengalaman saya ada dua daerah yg selama ini banyak mencetak juara, antara lain :

1.   Daerah Jember/Banyuwangi (Gunung Kumitir Bodi besar warna hijau agak kusam).   Tepatnya saya pernah masuk kedaerah tersebut melalui hutan yg lebat masuk kedalam hingga ada pencari CI dengan cara dipulut (tidak dijaring) mereka mendapat CI dalam 1 hari hanya 2-3 ekor perhari maksimal 5. Disitu baru saya tahu bahwa CI untuk pikat (dipegang dengan tangan) ditaruh didalam kurungan yg terbuat dari jeruji ban sepeda  dan dinaikkan ke atas pohon, disanalah CI itu berusaha menarik perhatian CI yang lainnya tak jarang yang datang adalah burung pemangsa yaitu elang/alap-alap menyambar kurungan itu. CI pikat jatuh beserta kurungan jeruji itu dan alap-alap terkena lem/pulut. Namun saya terkejut walaupun jatuh dari atas pohon si burung pun tetep bunyi dan bisa untuk me mikat lagi (betul-betul mental yang bagus).

2.  Daerah Kalimantan (Warna bulu hijau tegas hampir seperti ada metaliknya). Untuk burung dari kalimantan saya pernah punya walaupun tidak lama setelah itu laku heheheheheehe, namanya KEPALA SUKU pernah juara 1 di latber ARDO BC berbek sidoarjo, dia burung istimewa kalao jenis dari kalimantan daya tangkap ingatan cenderung cepat, saya kebetulan mempunyai burung nuri dan love bird eeeeeh si CI pun menirunya dengan suara yg keras dan daya gedroknya pun aduhai.

3.         PERAWATAN HARIAN.
Perawatan harian untuk burung CI relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, perawatan harian harus telaten dan rutin serta sabar tentunya, sebagai berikut :

a.   Pagi hari burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).

b.   Bersihkan kandang harian. Ganti makan dan air minum, mengganti air minum harus setiap hari.

c.     Berikan Jangkrik/Ekstra Food tergantung berapa jumlah setingan burung untuk harian, boleh banyak asal jangan sampai birahinya terlalu naik.

d.    Penjemuran wajib dilakukan selama 1-2 jam/hari tergantung kebiasaan burung tersebut.

e.    Setelah dijemur, angin-anginkan burung selama 1 jam, setelah merasa cukup kerodong lagi CI anda.

f.     Selama burung dikerodong dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.

g.       Sore sekitar pkl 15.00 buka krodong dan anginkan dapat diberikan EF lagi tergantung kebiasaan burung, setelah matahari agak redup sekitar pkl 17.30 Krodong lagi CI anda dan biarkan istirahat. Selama burung dikerodong dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.

4.         Perawatan Pra Lomba.
Rawatan lomba untuk burung CI sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan hariannya. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung Cucak Hijau agar mempunyai tingkat birahi dan stamina yang stabil.

a.  H-3 sebelum lomba, EF bisa dinaikkan pagi dan sore dan jemur tetap minimal 1 jam sampai dengan H (tergantung setingan awal burung).

b.    Hari H :

1)   Dirumah mandikan CI anda dan beri EF tambahkan porsinya, jemur minimal 1 jam, setelah itu anginkan 30 menit, dan kerodong lagi, biarkan 10 menit lalu bawa ke arena lomba.

2)  Di lingkungan sekitar arena lomba, anda datang 1 jam sebelum lomba tempatkan ditempat yg teduh dan tenang biarkan 15 menit agar tenang CI anda baru buka ¼ krodong CI anda, 3 sesi menjelang lomba / menjelang kelas CI turun, berikan EF tambahan jangkrik secukupnya dan Ulat Hongkong 3 ekor (yg berwarna putih).

3)  1 sesi sebelum kelas CI mulai, lihat tingkah CI anda apakah naik birahinya atau belum :

a)   Kalau cukup buka ¼ krodongnya dan siap digantang. Bawa kearena gantangan dengan krodong terbuka ¼ itu dan apabila naik gantangan buka krodong di atas kursi gantangan.

b)   Apabila belum naik birahinya coba cas CI anda dengan CI yang lain (buka full krodongnya) dan apabila akan digantang biarkan terbuka hingga menggantangkan (tanpa krodong).

4)   Penting dan waspadai, apabila CI anda akan digantang selama diarena (hari H tersebut) jangan sampai CI anda terkena sinar matahari langsung atau anda jemur diterik matahari langsung (pada saat ngecas atau tidak), jemurnya cukup akan berangkat ke arena lomba saja (dirumah tadi sebelum berangkat). Menurut pengalaman saya apabila dijemur diarena lomba pada saat mulai lomba CI akan ngetem/berhenti bunyi sejenak pada saat lomba, dan akan didis/menyisir bulunya, ini berakibat mengurangi penilaian. Itu sudah saya coba membuktikan, tapi ya tergantung saudara dan settingan CI anda.

5.      PERAWATAN SETELAH LOMBA. Perawatan setelah lomba kembalikan ke setting harian (jangan terlalu pusing atau umek dengan settingan setelah lomba)

6.     MASTERAN ATAU ISIAN CUCAK IJO. Isian atau masteran suara CI yang selama ini lagi ngetren adalah suara yg rapat dan nada tinggi, yaitu umumnya suara burung gereja, cililin, love bird, rambatan dan tipe burung master yg ber speed rapat. Tapi jangan takut mencoba memaster suara CI dengan isian suara burung nuri merah. Jangan terpaku isian umum apabila burung yg lain mengeluarkan suara isian yg umum tapi burung anda dapat mengeluarkan isian yg berbeda (suara nuri merah) pasti burung yg lain tdk bisa meniru dan CI yg lain akan diam tidak bisa meniru. Yahhhh ini pernah saya coba ternyata berhasil isian nuri merah, jangan takut memaster burung anda dengan suara nuri.

INTINYA MEMELIHARA BURUNG ADALAH HOBI/HIBURAN UNTUK KITA
JANGAN SAMPAI HOBI ATAU HIBURAN UNTUK KITA MALAH MEMUSINGKAN KITA
JADI INTINYA ENGGAK USAH TERLALU TAKUT UNTUK MENCOBA HAL YANG BARU (SELAMA DIPANDANG TIDAK MERUGIKAN KITA DAN SI BURUNG) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA BURUNG OCEHAN YANG KITA MILIKI

BURUNG KICAUAN ADALAH UTAMA
TETAPI
KELUARGA KITA LEBIH UTAMA

(JANGAN SAMPAI LUPA ANAK ISTRI YA BRO KALO PELIHARA BURUNG, KADANG KITA LUPA PERHATIAN KITA UNTUK ANAK DAN KELUARGA KITA)


“SALAM KICAU MANIA”
                                                                                                                                   
                                                                                                                                            ALO&ECTO